Cari Blog Ini

Senin, 24 Februari 2014

Teknik Pendingin Dan Tata Udara



CARA MERAWAT AC RUMAH AGAR TETAP BERSIH DAN AWETT,,,,,,!!!!//,,

Tidak dipungkiri lagi di zaman sekarang ini AC sudah digunakan oleh semua kalangan, dari kalangan atas sampai kalangan bawah. Hal ini dikarenakan kebutuhan sesuai dengan perkembangan zaman dan juga ditunjang dengan harga yang semakin terjangkau. Akan tetapi dengan adanya harga yang terjangkau, alias lebih murah. Dengan sendirinya kualitaspun akan berkurang. Untuk itu diperlukan cara merawat ac rumah, supaya bisa merawat AC sendiri, agar AC tetap berfungsi sebagai mana mestinya. Untuk orang yang berduit masalah perawatan tidak menjadi masalah, beda dengan yang agak kurang keuangannya, untuk itu di sini ada tips untuk mengurangi biaya perawatan sehingga AC tetap berfungsi dan biaya bisa dikurangi, semoga ini bisa bermanfaat bagi anda.
.
pertama:

AC split terdiri dari 3 bagian : indoor, outdoor, remote control. Bukalah tutup indoor, dan disitu akan didapati filter/saringan, dan ambilah filter tersebut, kalau kotor cucilah sampai bersih (hati-hati jangan sampai rusak). lakukan hal ini paling tidak sebulan sekali.



Setelah dibuka filter/saringann maka akan terlihat evaporator seperti gbr di samping. Perhatikan evaporator, kalau sudah kotor harus segera dibersihkan. Adapun untuk membersihkan evaporator harus menggunakan alat tersendiri yaitu steam ac. Sebelum menggunakan alat ini kita harus mengamankan modul yaitu dengan menutupnya dengan plastik atau sejenisnya supaya tidak terkena air. Sedangkan modul letaknya ada di sebelah kiri evaporator. Nah daripada susah-susah apalagi tidak punya alatnya, lebih baik panggil tukang service yang bisa dipercaya.


kedua :
 

Periksa outdoor, singkirkan benda apapun yang mengganggu sirkulasi udar, karena akan mempengaruhi kondensasi sehingga AC kurang dingin.  Lihatlah pipa yang menempel pada outdoor. disitu ada dua pipa. Pipa besar dan pipa kecil. Apabila pada pipa kecil terlihat fros/bunga es, itu salah satu tanda froen berkurang dan harus segera ditambah, dalam hal ini juga dilakukan oleh yang berpengalaman dalam menangani hal ini. Panggil saja nomor telepon diatas.

 


 ketiga :

 Matikan AC dengan segera pada saat tegangan listrik turun. Untuk mengetahui tegangan listrik itu turun bisa dilihat dengan melihat lampu yang biasanya nyala terang tapi saat tegangan turun lampu akan nyala kurang terang/redup. Selamat mencoba merawat semoga bisa menjadikan AC rumah anda dingin kembali


PERHATIAN :
Kebersihan AC haruslah selalu dijaga, karena akan mempengaruhi listrik yang digunakan. AC yang selalu bersih pemakaian listriknya lebih irit dibanding AC yang kotor. Hal ini dikarenakan AC yang kotor akan susah untuk mencapai titik dingin suatu ruangan sesuai dengan suhu yang diinginkan sehingga kompresor akan hidup terus menerus. Berbeda dengan AC yang bersih< dalam waktu tertentu akan mencapai titik dingin yang diinginkan sehingga kompresorpun akan berhenti bekerja, sehingga arus listrik yang digunakan sangat kecil.

Selasa, 09 April 2013

reduce, reuse, recycle




PENGOLAHAN LIMBAH PLASTIK DENGAN RECYCLE
 
Akibat dari semakin bertambahnya tingkat konsumsi masyarakat serta aktivitas lainnya maka bertambah pula buangan/limbah yang dihasilkan. Limbah/buangan yang ditimbulkan dari aktivitas dan konsumsi masyarakat sering disebut limbah domestik atau sampah.Limbah tersebut menjadi permasalahan lingkungan karena kuantitas maupun tingkat bahayanya mengganggu kehidupan makhluk hidup lainnya.
Selain itu aktifitas industri yang kian meningkat tidak terlepas dari isu lingkungan. Industri selain menghasilkan produk juga menghasilkan limbah. Dan bila limbah industri ini dibuang langsung ke lingkungan akan menyebabkan terjadinya pencemaran lingkungan. Limbah adalah buangan yang dihasilkan dari suatu proses produksi baik industri maupun domestik (rumah tangga, yang lebih dikenal sebagai sampah), yang kehadirannya pada suatu saat dan tempat tertentu tidak dikehendaki lingkungan karena tidak memiliki nilai ekonomis.Jenis limbah pada dasarnya memiliki dua bentuk yang umum yaitu; padat dan
cair, dengan tiga prinsip pengolahan dasar teknologi pengolahan limbah;
Limbah dihasilkan pada umumnya akibat dari sebuah proses produksi yang keluar dalam bentuk %scrapt atau bahan baku yang memang sudah bisa terpakai. Dalam sebuah hukum ekologi menyatakan bahwa semua yang ada di dunia ini tidak ada yang gratis. Artinya alam sendiri mengeluarkan limbah akan tetapi limbah tersebut selalu dan akan dimanfaatkan oleh makhluk yang lain. Prinsip ini dikenal dengan prinsip Ekosistem (ekologi sistem) dimana makhluk hidup yang ada di dalam sebuah rantai pasok makanan akan menerima limbah sebagai bahan baku yang baru.

Limbah Plastik
Nama plastik mewakili ribuan bahan yang berbeda sifat fisis, mekanis, dan kimia. Secara garis besar plastik dapat digolongkan menjadi dua golongan besar, yakni plastik yang bersifat thermoplastic dan yang bersifat thermoset. Thermoplastic dapat dibentuk kembali dengan mudah dan diproses menjadi bentuk lain, sedangkan jenis thermoset bila telah mengeras tidak dapat dilunakkan kembali. Plastik yang paling umum digunakan dalam kehidupan sehari-hari adalah dalam bentuk thermoplastic.
Seiring dengan perkembangan teknologi, kebutuhan akan plastik terus meningkat. Data BPS tahun 1999 menunjukkan bahwa volume perdagangan plastik impor Indonesia, terutama polipropilena (PP) pada tahun 1995 sebesar 136.122,7 ton sedangkan pada tahun 1999 sebesar 182.523,6 ton, sehingga dalam kurun waktu tersebut terjadi peningkatan sebesar 34,15%. Jumlah tersebut diperkirakan akan terus meningkat pada tahun-tahun selanjutnya. Sebagai konsekuensinya, peningkatan limbah plastikpun tidak terelakkan. Menurut Hartono (1998) komposisi sampah atau limbah plastik yang dibuang oleh setiap rumah tangga adalah 9,3% dari total sampah rumah tangga. Di Jabotabek rata-rata setiap pabrik menghasilkan satu ton limbah plastik setiap minggunya. Jumlah tersebut akan terus bertambah, disebabkan sifat-sifat yang dimiliki plastik, antara lain tidak dapat membusuk, tidak terurai secara alami, tidak dapat menyerap air, maupun tidak dapat berkarat, dan pada akhirnya akhirnya menjadi masalah bagi lingkungan. (YBP, 1986).


Plastik juga merupakan bahan anorganik buatan yang tersusun dari bahan-bahan kimia yang cukup berahaya bagi lingkungan. Limbah daripada plastik ini sangatlah sulit untuk diuraikan secara alami. Untuk menguraikan sampah plastik itu sendiri membutuhkan kurang lebih 80 tahun agar dapat terdegradasi secara sempurna. Oleh karena itu penggunaan bahan plastik dapat dikatakan tidak bersahabat ataupun konservatif bagi lingkungan apabila digunakan tanpa menggunakan batasan tertentu. Sedangkan di dalam kehidupan sehari-hari, khususnya kita yang berada di Indonesia,penggunaan bahan plastik bisa kita temukan di hampir seluruh aktivitas hidup kita. Padahal apabila kita sadar, kita mampu berbuat lebih untuk hal ini yaitu dengan menggunakan kembali (reuse) kantung plastik yang disimpan di rumah. Dengan demikian secara tidak langsung kita telah mengurangi limbah plastik yang dapat terbuang percuma setelah digunakan (reduce). Atau bahkan lebih bagus lagi jika kita dapat mendaur ulang plastik menjadi sesuatu yang lebih berguna (recycle). Bayangkan saja jika kita berbelanja makanan di warung tiga kali sehari berarti dalam satu bulan satu orang dapat menggunakan 90 kantung plastik yang seringkali dibuang begitu saja. Jika setengah penduduk Indonesia melakukan hal itu maka akan terkumpul 90×125 juta=11250 juta kantung plastik yang mencemari lingkungan. Berbeda jika kondisi berjalan sebaliknya yaitu dengan penghematan kita dapat menekan hingga nyaris 90% dari total sampah yang terbuang percuma. Namun fenomena yang terjadi adalah penduduk Indonesia yang masih malu jika membawa kantung plastik kemana-mana. Untuk informasi saja bahwa di supermarket negara China, setiap pengunjung diwajibkan membawa kantung plastik sendiri dan apabila tidak membawa maka akan dikenakan biaya tambahan atas plastik yang dikeluarkan pihak supermarket.
Pengelolaan Limbah Plastik Dengan Metode Recycle (Daur Ulang)
Pemanfaatan limbah plastik merupakan upaya menekan pembuangan plastik seminimal mungkin dan dalam batas tertentu menghemat sumber daya dan mengurangi ketergantungan bahan baku impor. Pemanfaatan limbah plastik dapat dilakukan dengan pemakaian kembali (reuse) maupun daur ulang (recycle). Di Indonesia, pemanfaatan limbah plastik dalam skala rumah tangga umumnya adalah dengan pemakaian kembali dengan keperluan yang berbeda, misalnya tempat cat yang terbuat dari plastik digunakan untuk pot atau ember. Sisi jelek pemakaian kembali, terutama dalam bentuk kemasan adalah sering digunakan untuk pemalsuan produk seperti yang seringkali terjadi di kota-kota besar (Syafitrie, 2001).
Pemanfaatan limbah plastik dengan cara daur ulang umumnya dilakukan oleh industri. Secara umum terdapat empat persyaratan agar suatu limbah plastik dapat diproses oleh suatu industri, antara lain limbah harus dalam bentuk tertentu sesuai kebutuhan (biji, pellet, serbuk, pecahan), limbah harus homogen, tidak terkontaminasi, serta diupayakan tidak teroksidasi. Untuk mengatasi masalah tersebut, sebelum digunakan limbah plastik diproses melalui tahapan sederhana, yaitu pemisahan, pemotongan, pencucian, dan penghilangan zat-zat seperti besi dan sebagainya (Sasse et al.,1995).
Terdapat hal yang menguntungkan dalam pemanfaatan limbah plastik di Indonesia dibandingkan negara maju. Hal ini dimungkinkan karena pemisahan secara manual yang dianggap tidak mungkin dilakukan di negara maju, dapat dilakukan di Indonesia yang mempunyai tenaga kerja melimpah sehingga pemisahan tidak perlu dilakukan dengan peralatan canggih yang memerlukan biaya tinggi. Kondisi ini memungkinkan berkembangnya industri daur ulang plastik di Indonesia (Syafitrie, 2001).
Pemanfaatan plastik daur ulang dalam pembuatan kembali barang-barang plastik telah berkembang pesat. Hampir seluruh jenis limbah plastik (80%) dapat diproses kembali menjadi barang semula walaupun harus dilakukan pencampuran dengan bahan baku baru dan additive untuk meningkatkan kualitas (Syafitrie, 2001). Menurut Hartono (1998) empat jenis limbah plastik yang populer dan laku di pasaran yaitu polietilena (PE), High Density Polyethylene (HDPE), polipropilena (PP), dan asoi.

Plastik Daur Ulang Sebagai Matriks
Di Indonesia, plastik daur ulang sebagian besar dimanfaatkan kembali sebagai produk semula dengan kualitas yang lebih rendah. Pemanfaatan plastik daur ulang sebagai bahan konstruksi masih sangat jarang ditemui. Pada tahun 1980 an, di Inggris dan Italia plastik daur ulang telah digunakan untuk membuat tiang telepon sebagai pengganti tiang-tiang kayu atau besi. Di Swedia plastik daur ulang dimanfaatkan sebagai bata plastik untuk pembuatan bangunan bertingkat, karena ringan serta lebih kuat dibandingkan bata yang umum dipakai (YBP, 1986).

Pemanfaatan plastik daur ulang dalam bidang komposit kayu di Indonesia masih terbatas pada tahap penelitian. Ada dua strategi dalam pembuatan komposit kayu dengan memanfaatkan plastik, pertama plastik dijadikan sebagai binder sedangkan kayu sebagai komponen utama; kedua kayu dijadikan bahan pengisi/filler dan plastik sebagai matriksnya. Penelitian mengenai pemanfaatan plastik polipropilena daur ulang sebagai substitusi perekat termoset dalam pembuatan papan partikel telah dilakukan oleh Febrianto dkk (2001). Produk papan partikel yang dihasilkan memiliki stabilitas dimensi dan kekuatan mekanis yang tinggi dibandingkan dengan papan partikel konvensional. Penelitian plastik daur ulang sebagai matriks komposit kayu plastik dilakukan Setyawati (2003) dan Sulaeman (2003) dengan menggunakan plastik polipropilena daur ulang. Dalam pembuatan komposit kayu plastik daur ulang, beberapa polimer termoplastik dapat digunakan sebagai matriks, tetapi dibatasi oleh rendahnya temperatur permulaan dan pemanasan dekomposisi kayu (lebih kurang 200°C).

Madrid Pemilik Rekor Kandang Terbaik di Eropa Saat Ini



Real Madrid tim jago kandang. Kemenangan 5-1 atas Levante di Santiago Bernabeu dinihari tadi membuat Los Merengues sudah tidak terkalahkan di depan pendukungnya sendiri dalam 38 pertandingan.

Rekor tak terkalahkan Madrid di Bernabeu pada ajang La Liga, Liga Champions, Copa del Rey, dan Supercoppa tersebut merupakan yang terbaik di Eropa pada saat ini.

FC Porto menjadi tim yang paling mendekati dengan 24 laga tanpa kalah di kandang (22 kali menang dan 2 kali seri). Sementara rekor Barcelona sudah terhenti di angka 22 ketika mereka kalah 1-3 dari El Real di semifinal Copa del Rey.


Terakhir kali Madrid kalah di kandang sendiri adalah 474 hari yang lalu tepatnya pada 18 Januari 2012 ketika kalah 1-2 dari Barcelona juga di ajang Copa del Rey.

Sejak itu, mereka menang 31 kali dan seri tujuh kali dengan mencetak 117 gol (rata-rata 3,1 gol per partai) serta hanya kebobolan 32 gol (0,8 gol per partai.

Ada 27 tim yang bertamu ke Bernabeu sepanjang 38 pertandingan tersebut dan Barca serta Valencia menjadi klub yang paling sering dihadapi yakni tiga kali. Barca seri sekali dan kalah dua kali, sementara Valencia seri dua kali serta kalah sekali.

sumber;  http://bola.okezone.com/read/2013/04/07/46/787718/madrid-pemilik-rekor-kandang-terbaik-di-eropa-saat-ini